Connect with us

Subscribe

F1

Mobil Mick Schumacher Perlu Perbaikan, Telan Biaya 1 Juta US Dollar

Insiden yang dialami Mick Schumacher membuat mobil VF-22 yang dikendarainya perlu perbaikan besar-besaran, dan butuh biaya yang cukup besar.

Source : planetf1.com

Mobilman – GP Saudi Arabia diwarnai persaingan yang ketat serta insiden yang dialami oleh beberapa pembalap. Salah satunya adalah Mick Schumacher, yang mengalami insiden saat babak kualifikasi.

Insiden yang dialami oleh Schumacher pun cukup fatal, bahkan membuat mobilnya terbelah menjadi dua.

Untungnya anak dari Michael Schumacher itu tidak mendapat cedera dan dapat keluar dari mobil dengan selamat.

Kejadian tersebut terjadi saat Schumacher sedang menjalani kualifikasi kedua GP Saudi Arabia.

Schumacher berhasil memberikan performa yang cukup apik saat kualifikasi berlangsung.

Memasuki laps ke-10, VF-22 miliknya meluncur dengan cepat.

Namun, di akhir tikungan 10, terlihat bahwa mobil tersebut hilang kendali.

Baca juga:

Mobil tersebut berputar dan beberapa kali menabrak dinding pembatas. Mobil baru berhenti berputar saat berada di tikungan 12.

Sisi kanan dan moncong mobil rusak berat.

Yang lebih parah, gearbox atau transmisi mobil copot saat diangkat oleh crane.

Sesaat setelah kejadian tersebut, tim Haas tidak mengetahui secara langsung kabar dari Mick Schumacher.

Prinsipal Haas F1 Team, Gunther Steiner mengatakan bahwa alat komunikasi di mobil tersebut terkena dampak.

Sesaat setelah mengetahui kabar bahwa Schumacher baik-baik saja, pembalap asal Jerman tersebut langsung diterbangkan ke Rumah Sakit King Fahad dengan helicopter.

Sebenarnya, kondisi Schumacher memungkinkan untuk ikut balapan.

Namun, tim Haas menghindari resiko dan memilih untuk mengistirahatkan Schumacher.

“Dia tidak memiliki cedera yang bisa Anda lihat ­– mereka hanya ingin memerika Mick, melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan bahwa tidak ada cedera dari dampak kecelakaan,” ujar Gunther.

“Mengambil resiko apa pun besok (menurunkan Schumacher), itu tidak mungkin.

Kami berada di Melbourne dalam dua minggu dan lebih baik fokus untuk itu dan memastikan bahwa kami dalam keadaan baik di sana,” tambahnya.

Akibat insiden tersebut, dalam GP Saudi Arabia, Haas hanya menurunkan satu mobil saja yaitu VF-22 milik Kevin Magnussen.

Saat ditanya mengenai kerusakan mobil, Gunther mengatakan ada beberapa bagian yang tidak begitu terkena dampak.

”Sasis sepertinya tidak begitu rusak. Struktur benturan samping tentu rusak, namun Anda dapat mengubahnya. Jelas bahwa kami perlu melakukan pemeriksaan yang tepat pasa sasis, namun jujur saja sepertinya tidak begitu buruk. Ucapnya.

“Begitu juga dengan mesin, saya diberitahu oleh Ferrari bahwa itu terlihat oke. Baterai juga begitu. Namun sisanya rusak,” jelas Gunther.

Walaupun ada beberapa parts yang utuh, Gunther memperkirakan bahwa perbaikan mobil membutuhkan setidaknya 500.000 hingga 1 juta US dollar.

“Gearbox, seluruh body mobil hilang (rusak), radiator juga rusak. Jadi kemungkinan antara setengah juta hingga satu juta dolar.”

Written By

Penulis artikel asal Jakarta. Menyukai dunia menulis dan mobil sejak duduk di bangku sekolah dasar.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Harga Pertamax Naik, Bagaimana Nasib Pertalite? - Berita Mobilman

  2. Pingback: Harga Pertamax Naik, Bagaimana Nasib Pertalite?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Advertisement

Trending

1 Juli 2022 Beli Pertalite Harus Daftar MyPertamina, Jabodetabek Belum

Regulasi

Hyundai Indonesia Terus Pamerkan Fitur Stargazer, Ada SmartSense?

Mobil Baru

Suzuki S-Presso Mendarat di Tanah Air, Meluncur di GIIAS 2022?

Mobil Baru

Polusi Jakarta Tertinggi di Dunia, Pemkot Jaksel Gelar Uji Emisi Gratis

Berita

Advertisement
Connect
Terima Berita Terbaru