Connect with us

Subscribe

Berita

Mengenal Versi Lain Dari Daihatsu Gran Max

Selain dijual di Indonesia, Daihatsu Gran Max juga diekspor ke Jepang dan dijual dengan nama serta emblem yang berbeda.

Daihatsu Gran Max untuk pasar Jepang

Source: Daihatsu Japan

Mobilman – Salah satu produk yang diekspor oleh PT Astra Daihatsu Motor adalah mobil niaga Daihatsu Gran Max.

Namun, Gran Max yang masuk jalur ekspor berubah nama dan juga emblem, tepatnya menggunakan emblem Mazda dan bernama Bongo.

Ya, Mazda Bongo adalah produk yang diekspor untuk mengisi pasar Jepang.

Tidak hanya itu, Daihatsu Gran Max juga diekspor sebagai Toyota Town Ace dan sebagai Daihatsu Gran Max sendiri.

Baca Juga:

Walaupun memiliki bentuk yang mirip dengan Gran Max di Indonesia, untuk unit ekspor dipastikan sudah dilengkapi berbagai macam fitur agar dapat mengikuti regulasi kendaraan di Jepang.

Daihatsu Gran Max, misalnya.

Melalui situs Daihatsu Jepang, Daihatsu Gran Max sudah dibekali dengan Smart Assist.

Melalui gambar berikut, sepertinya Daihatsu Gran Max dibekali dengan stereo camera atau kamera yang berada di balik spion kabin.

Kamera tersebut berfungsi agar pengemudi dapat menghindari tabrakan.

Caranya, kamera akan membaca objek di depannya, mulai dari sepeda motor, sepeda, hingga pejalan kaki.

Saat ada objek yang terbaca oleh kamera, sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi bahwa ada kemungkinan tabrakan.

Jika kecepatan kendaraan tidak berukurang, atau resiko tabrakan meningkat, sistem akan mengaktifkan Emergency Brake untuk menghentikan kendaraan.

Tidak hanya itu, Daihatsu Gran Max di Jepang juga dilengkapi dengan fitur lain seperti Lane Departure Warning, Vehicle Departure Warning, Vehicle Stability Control, bahkan tersedia juga dalam transmisi otomatis 4 percepatan.

Begitu juga dengan Mazda Bongo dan Toyota Townace.

Daihatsu Gran Max
Source: Mazda Japan
Source: Toyota Japan

Melalui situs resmi Mazda dan Toyota Jepang, Mazda Bongo dan Toyota Townace sudah dilengkapi dengan Safety Suport Car S, sebuah sistem keamanan yang dipromosikan oleh pemerintah Jepang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Beberapa fitur yang dimaksud ada Lane Departure Warning, Damage Mitigation Brake (untuk melindungi pejalan kaki), Acceleration Control for Pedal Misapplication, dan Advance Lights.

Salah satu yang menarik adalah sistem yang akan mendeteksi kesalahan pengemudi dalam menginjak pedal, atau pedal misapplication with brake control.

Sistem ini hanya tersedia dalam tipe transmisi otomatis saja dan terpasang di depan dan belakang mobil.

Sistem akan mengandalkan kamera, dan bekerja saat kecepatan mobil berada di 10 km/h.

Kamera akan bekerja dengan membaca objek dengan jarak sekitar 4 meter.

Jika dalam jarak tersebut tiba-tiba kendaraan melakukan akselerasi yang besar akibat pengemudi salah mengoperasikan pedal, sistem akan secara otomatis mengaktifkan brake control untuk mengurangi kecepatan kendaraan.

RATUSAN MOBIL BEKAS DIJUAL, KLIK DIBAWAH:

Begitu juga dengan sistem yang berada di belakang. Bedanya, sistem di bagian belakang mengandalkan sensor sonar dan memiliki jangkauan jarak sekitar 2 sampai 3 meter.

Cara kerja pun sama, sistem akan mengaktifkan brake control jika kendaraan mundur secara cepat dalam jarak yang diperkirakan berbahaya oleh sensor.

Daihatsu Gran Max, Mazda Bongo, dan Toyota Town Ace tersedia dalam bentuk van (cargo) ataupun truk (pick-up).

Semua tipe tersedia dalam pilihan penggerak roda 2WD dan 4WD, serta tersedia dalam pilihan transmisi 4AT/5MT dan dipasangkan ke mesin 1.500 cc bensin.

Uniknya, Toyota menyediakan perlengkapan tambahan untuk Town Ace, seperti head unit T-Connect Navi, Back monitor atau kamera parkir, rear ladder atau tangga belakang, roof rack, dan pilihan karpet kabin.

Baca Juga:

Written By

Penulis artikel asal Jakarta. Menyukai dunia menulis dan mobil sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Advertisement

Trending

Advertisement
Connect
Terima Berita Terbaru