Connect with us

Subscribe

Mobil Bekas

Di Bawah 100 Jutaan, Ini Rekomendasi City Car Non-LCGC Dari Mobilman.id

Dengan dimensinya yang ringkas, city car masih jadi primadona, khususnya bagi para calon pembeli yang berada di kota.

Mobilman – Salah satu segmen mobil yang masih ramai dicari oleh konsumen adalah segmen city car.

Dengan ukuran yang kompak dan mesin yang kecil, city car cocok di jalanan perkotaan yang macet dan bisa diandalkan di jalan yang sempit.

Inilah rekomendasi city car Non-LCGC dari Mobilman.id.

1. Daihatsu Sirion (2015-2017)

Daihatsu Sirion yang kami sarankan adalah Sirion tahun 2011 hingga tahun 2017 (facelift).

Perbedaannya ada di fitur dan safety.

Jadi, jika Anda menginginkan Sirion dengan fitur dan safety yang lebih lengkap, seperti sensor parkir di depan, SRS air bag, dan spion yang dapat dilipat secara elektrik, Anda bisa memilih Sirion facelift keluaran tahun 2015 hingga 2017.

Daihatsu Sirion merupakan produksi dari pabrikan mobil di Malaysia yaitu Perodua, yang bekerja sama dengan Daihatsu dan menjadi mobil terlaris di Malaysia dengan nama Perodua Myvi.

Di Indonesia, mobil ini dijual dengan merek Daihatsu.

Walaupun mobil ini merupakan CBU dari Malaysia, biaya servisnya tetap terjangkau.

City car ini menjadi salah satu mobil kecil yang sedang banyak dicari calon konsumen.

Menggendong mesin 1.300cc VVT-i dengan kode K3-VE, konsumsi BBM Daihatsu Sirion dapat menyentuh angka sekitar 1:12 hingga 1:15. Mesin tersebut juga digunakan oleh Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia lawas, jadi Anda tidak perlu khawatir mengenai ketangguhan mesinnya.

Tenaga yang dihasilkan mencapai 89 dk, sangat cukup untuk sebuah city car.

Sirion tersedia dalam pilihan automatic 4 speed dan manual 5 speed.

Daihatsu Sirion memiliki dimensi dengan panjang 3.690 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.545 mm.

Serta wheelbase nya mencapai 2.440 mm. Walaupun terlihat kecil, Daihatsu Sirion tetap menawarkan leg room dan head room yang cukup luas di mobil ini.

Selain itu, Anda juga mendapatkan tambahan space untuk bagasi karena kursi baris kedua dapat dilipat rata lantai.

Klik di sini untuk lihat-lihat Sirion di Mobilman.id!

2. KIA Picanto (2011-2016)

Jika bosan dengan mobil buatan Jepang, maka Anda bisa menjatuhkan pilihannya ke KIA Picanto.

Mobil mungil buatan Korea Selatan ini tentu sudah tidak asing di pasar mobil city car di Indonesia.

KIA Picanto masuk ke Indonesia sejak generasi pertama yang diproduksi pada tahun 2004.

Sedangkan, untuk yang kami sarankan adalah KIA Picanto generasi kedua yang diproduksi dari tahun 2011 hingga 2016.

Dari segi tampilan, KIA Picanto memiliki bentuk eksterior yang ringkas dan juga terlihat seperti mobil eropa.

Ya, karena KIA Picanto didesain oleh tim desain KIA yang berbasis di Frankfurt, Jerman, dan dipimpin oleh Peter Schreyer.

KIA Picanto menggunakan mesin berkapasitas 1.200cc Kappa II DOHC Dual CVVT dengan tenaga maksimal 85 dk.

KIA Picanto tersedia dalam pilihan transmisi automatic 4 speed dan manual 5 speed.

Dengan spesifikasi mesin tersebut, Picanto sudah lebih dari cukup untuk dijadikan mobil yang wara wiri di perkotaan.

Berkat dukungan teknologi Dual CVVT, konsumsi BBM KIA Picanto dapat meraih angka antara 1:12 hingga 1:16 dalam kota.

KIA Picanto memiliki dimensi yang ringkas, dengan panjang 3.595 mm, lebar 1.595 mm, dan tinggi 1.490 mm.

Walaupun memiliki dimensi yang kecil, namun ruang kabin yang ditawarkan masih cukup luas. Kekurangan di bagian kabin hanya terletak di ruang head room yang tidak terlalu tinggi.

Dan juga, KIA Picanto memiliki kabin yang lebih kedap dibanding mobil sekelasnya.

KIA Picanto juga memiliki ‘kembaran’ bernama KIA Morning dengan mesin 1.000cc dan dengan harga yang lebih terjangkau.

Klik di sini untuk lihat-lihat Picanto di Mobilman.id!

3. Suzuki Ignis

City car asal India ini dijual di Indonesia dari tahun 2017 hingga sekarang.

Sejatinya, Ignis saat sudah masuk ke generasi kedua.

Suzuki Ignis memiliki tampilan yang unik, dan hal tersebut menjadi ciri khas dari mobil ini.

Salah satu ciri khas nya adalah tiga garis yang terletak di pilar C, atau disebut sebagai ‘Progressive Triad’.

Bagian tersebut rupanya terinspirasi dari mobil legendaris mereka, Suzuki Fronte Coupe.

Secara garis besar, memang mobil ini memiliki tampang dan desain yang out of the box dibanding mobil di kelasnya.

Hal tersebut memang bukan selera semua orang.

Namun, di satu sisi hal tersebut malah menjadi hal yang menarik bagi sebagian orang.

Suzuki Ignis menggunakan mesin berkode K12C dengan kapasitas 1.200cc, dan dipasangkan dengan transmisi manual 5 speed dan transmisi AGS (Auto Gear Shift).

Konsumsi BBM Suzuki Ignis rupanya cukup baik, mencapai 1:13 bahkan bisa sampai 1:19 dalam kota. Mobil ini memiliki dimensi dengan panjang 3.700 mm, lebar 1.690 mm dan tinggi 1.595 mm.

Serta wheelbase mencapai 2.435 mm. Suzuki Ignis menjadi yang paling ‘jangkung’ di antara rival-rivalnya.

Bahkan, Suzuki memberikan julukan ‘Urban SUV’ untuk mobil ini.

Otomatis, Suzuki Ignis menawarkan head room yang lega, serta leg room yang cukup luas.

Ruang bagasinya juga cukup besar untuk sekelas city car.

Klik di sini untuk lihat-lihat Ignis di Mobilman.id!

4. Honda Brio RS

Sebenarnya, tidak ada perbedaan yang begitu besar antara Brio Satya dan Brio RS.

Namun, dengan membeli Brio RS, Anda akan mendapatkan tampilan yang lebih stylish serta fitur yang lebih lengkap.

Brio RS diluncurkan dari tahun 2016, dan masih dijual hingga sekarang sebagai trim paling atas Honda Brio.

Honda Brio RS berkode L12B3 berkapasitas 1.200cc dengan tenaga sebesar 90 dk.

Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi manual 5 speed dan automatic CVT.

Konsumsi BBM Honda Brio RS, khususnya yang menggunakan transmisi CVT memang dapat mencetak angka yang cukup fantastis.

Konsumsi Honda Brio RS dalam kota dapat mencapai 1:12 hingga 1:17.

Honda Brio RS saat ini tersedia dalam dua generasi.

Generasi pertama merupakan model facelift yang diproduksi dari tahun 2016 hingga 2018.

Sedangkan generasi kedua merupakan model yang diproduksi dari tahun 2018 hingga sekarang.

Karena berbeda generasi, maka berbeda juga dimensinya.

Brio generasi pertama memiliki dimensi dengan panjang 3.640 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.485 mm.

Dengan dimensi yang ringkas tersebut, Brio RS generasi pertama memang tidak menawarkan leg room yang begitu luas.

Namun sebenarnya, masih sangat cukup untuk dinikmati sebagai penumpang baris kedua.

Sedangkan untuk Brio RS generasi kedua memiliki dimensi yang sedikit lebih besar, dengan panjang 3.815 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 1.485 mm, dan wheelbase mencapai 2.405 mm.

Karena lebih panjang, maka ada tambahan leg room untuk penumpang baris kedua. Salah satu kekurangan Honda Brio RS generasi pertama terletak di bagasinya yang agak sempit.

Bagasinya hanya dapat diisi dua koper medium.

Masalah tersebut akhirnya dapat diatasi di Brio RS generasi kedua.

Bagasinya kini dapat memuat dua koper medium plus satu koper besar.

Klik di sini untuk lihat-lihat Brio RS di Mobilman.id!

Itulah keempat mobil city car yang kami rekomendasikan.

Perlu dicatat, angka konsumsi BBM sangat bergantung kepada kondisi jalan, tipe transmisi, kemacetan, dan cara mengemudi.

Written By

Penulis artikel asal Jakarta. Menyukai dunia menulis dan mobil sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Advertisement

Trending

1 Juli 2022 Beli Pertalite Harus Daftar MyPertamina, Jabodetabek Belum

Regulasi

Hyundai Indonesia Terus Pamerkan Fitur Stargazer, Ada SmartSense?

Mobil Baru

Suzuki S-Presso Mendarat di Tanah Air, Meluncur di GIIAS 2022?

Mobil Baru

raffi ahmad rolls-royce raffi ahmad rolls-royce

Raffi Ahmad Beli Rolls-Royce Phantom untuk Nagita, Ini Ulasannya

Berita

Advertisement
Connect
Terima Berita Terbaru