Connect with us

Subscribe

Berita

Hyundai Ioniq Electric Berhenti Dijual, Ini Alasannya

Berhentinya penjualan Hyundai Ioniq Electric yang masih CBU dari Korea Selatan itu sesuai keputusan prinsipal yang menghentikan produksinya di Pabrik Ulsan, Korea Selatan

hyundai ioniq electric
Hyundai Ioniq Electric (FOTO: Ist)

Mobilman – Hyundai Ioniq Electric tidak lagi dipasarkan di Indonesia. Mobil listrik pertama Hyundai yang diperkenalkan Tanah Air itu mengikuti keputusan global.

Hyundai Ioniq Electric tak lagi berada dalam jejeran produk mobil listrik yang dijual Hyundai. Saat ini pabrikan asal Korea Selatan itu hanya memasarkan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Kona Electric di Indonesia.

Berhentinya penjualan Hyundai Ioniq Electric yang masih CBU dari Korea Selatan itu sesuai keputusan prinsipal yang menghentikan produksinya di Pabrik Ulsan, Korea Selatan per Juli 2022 lalu.

Seperti diketahui, sejak diperkenalkan November 2020 hingga Oktober 2022 data distribusi pabrik ke dealer menunjukkan Hyundai Ioniq Electric sudah terkirim sebanyak 345 unit.

Bandingkan dengan Hyundai Ioniq 5, mobil listrik rakitan Cikarang itu berhasil mencatat angka retail sales lebih dari 1.400 unit sepanjang periode Januari – Oktober 2022.

hyundai ioniq electric

Hyundai memberikan jaminan atas ketersediaan suku cadang mobil listrik Ioniq Electric yang modelnya telah disuntik mati di Indonesia.

Head of Marketing Hyunda Moror Indonesia (HMID) Astrid Ariani menjelaskan melalui ketersediaan suku cadang maupun garansi, diharapkan konsumen tidak perlu merasa khawatir.

BACA JUGA:

Hyundai Ioniq Electric sudah mengaspal sejak 2016. Namun, Hyundai baru menjual produk ini secara resmi di Indonesia pada November 2020. Sementara itu populasi Ioniq Electric di Tanah Air mencapai 500 unit.

Sekilas Hyundai Ioniq Electric

Hyundai Ioniq EV dikemas dengan baterai lithium ion berkapasitas 38,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 373 kilometer.

Pengisian dayanya hanya butuh waktu enam jam menggunakan normal charging dan 57 menit dengan fast charging.

Motor listriknya punya tenaga maksimum hingga 134 dk dengan torsi mencapai 295 Nm. Menggunakan transmisi single speed reduction gear, tenaga dan torsi itu selanjutnya disalurkan ke roda bagian depan.

MOBIL BEKAS DIJUAL:

Desainnya masih mengusung Fluid Sculpture yang kental pada bagian fascia depannya. Lampunya sudah menggunakan LED baik lampu utama maupun lampu DRL yang diposisikan vertikal.

Bagian belakang Hyundai Ioniq punya perpaduan antara sedan dan liftback. Lampu belakangnya dibuat pipih dengan high mount stop lamp melintasi kaca belakang bagian tengah.

BACA JUGA:

Saat pertama kali diluncurkan, Hyundai membanderol harga Ioniq Electric dengan harga Rp624,8 juta untuk varian Prime. Sementara, untuk varian Signature dijual lebih mahal, yakni Rp664,8 juta.

Ikuti berita Mobilman paling aktual di Google News

Written By

Pecinta otomotif dan penggemar teknologi yang mengabdikan diri untuk Mobilman.id

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

tes tabrak hyundai stargazer tes tabrak hyundai stargazer

Tes Tabrak Hyundai Stargazer, Begini Hasilnya

Mobil Baru

260 Jutaan Bisa Beli Stargazer, Ini Kelengkapannya

Mobil Baru

Bukan Fortuner dan Pajero Sport, Ini Rival Hyundai Palisade

Mobil Baru

Ini Perbedaan Fitur Tiap Tipe Hyundai Stargazer!

Mobil Baru

Advertisement
Connect
Terima Berita Terbaru