Connect with us

Subscribe

F1

F1 GP Austria: Leclerc Menang di Red Bull Ring!

Charles Leclerc berhasil menjadi pemenang di GP Austria 2022 ini. Sementara itu, rekan setimnya yaitu Carlos Sainz mengalami DNF.

Source : Twitter Formula 1 / @F1

Balapan Selanjutnya : GP Prancis, 22-24 Juli 2022

Mobilman – Charles Leclerc berhasil menjadi pemenang di kandang Red Bull F1 GP Austria, menggeser Max Verstappen yang start dari pole position.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga untuk Leclerc setelah terakhir kali menang di GP Australia, 10 April yang lalu.

Balapan F1 GP Austria dimulai dengan Max Verstappen berada di P1, setelah menang di sprint race.

Max Verstappen lalu diikuti oleh Charles Leclerc di P2, Carlos Sainz di P3, George Russell di P4, dan Sergio Perez di P5.

Di belakang Checo ada Esteban Ocon di P6, Kevin Magnussen P7, Lewis Hamilton P8, Mick Schumacher P9, dan Lando Norris P10.

Setelah itu berturut-turut ada Daniel Ricciardo P11, Lance Stroll P12, Zhou Guanyu P13, Pierre Gasly P14, Alex Albon P15, Yuki Tsunoda P16, Nicholas Latifi P17, Sebastian Vettel P18, Fernando Alonso P19, dan Valtteri Bottas P20.

Baca Juga:

Sejarah Halo, Perangkat Safety F1 Yang Dulu Dipandang Sebelah Mata

Beli Pertalite dan Solar Tidak Perlu Bawa HP Kok, QR Code Bisa Dicetak

Saat balapan dimulai, Max Verstappen memiliki start yang baik, Verstappen langsung melesat menjauhi Leclerc.

Tepat di belakang Leclerc, Carlos Sainz bersaing ketat dengan George Russell hingga melebar ke luar tikungan 1 .

Tidak butuh waktu lama untuk Sainz dapat kembali naik ke P3, menggeser Russell ke P4 dan bersaing dengan Sergio Perez.

RATUSAN MOBIL BEKAS DIJUAL, KLIK DIBAWAH:

Saat memasuki tikungan 4, Russell mengalami contact Perez yang mencoba untuk overtake dari sisi luar trek. Ban belakang milik Perez bersenggeloan dengan ban depan milik Russell. Russell pun terkena penalti 5 detik.

Alhasil Perez mengalami spin dan masuk ke area gravel, dan turun jauh ke posisi paling akhir.

Urutan posisi lima besar pun berubah, dengan Verstappen di depan, Leclerc P2, Sainz P3, Russell P4, dan Ocon P5.

Namun laju Verstappen terus dibuntuti oleh Leclerc secara konsisten. Secara perlahan, Leclerc berhasil menggeber F1-75 miliknya untuk lebih cepat dan memangkas gap waktu dari RB18 milik Verstappen.

Sedikit demi sedikit, Leclerc bisa terus mendekati Verstappen. Barulah pada lap ke-12, Leclerc berhasil melakukan overtake yang sangat baiksaat memasuki tikungan 4.

Leclerc, yang berhasil mencetak fastest lap, dengan cepat meninggalkan Verstappen.

Saat memasuki lap ke-14, Red Bull memanggil Verstappen untuk masuk ke pit. Super Max mendapatkan ban baru berkompon hard.

Verstappen kembali ke trek dan berada di posisi kedelapan. Untuk mengejar Leclerc, Verstappen harus melewati Norris, Hamilton, Schumacher, Magnussen, Ocon, dan Sainz.

Saat balapan memasuki lap ke-15, Lewis Hamilton terlihat kembali bersaing dengan Mick Schumacher untuk posisi 5.

Tidak butuh waktu lama untuk Hamilton, pembalap kebanggaan Britania Raya tersebut berhasil menyalip Schumacher, dan dengan cepat melewati Magnussen dengan memanfaatkan DRS.

Memasuki lap ke-18, Verstappen berhasil naik ke P4 dan sedang bersaing dengan Hamilton untuk merebut P3.

Verstappen pun berhasil menyalip Hamilton di akhir tikungan 4, dan disambut dengan meriah oleh Orange Army.

Kini Super Max kembali duduk di P3, tepat di belakang duo Ferrari.

Terjadi pertarungan yang melibatkan lima mobil sekaligus saat balapan memasuki lap ke-24.

Alfa Romeo milik Zhou Guanyu terlihat melebar saat keluar dari tikungan 12.

Gap tersebut coba dimanfaakan oleh Fernando Alonso, dengan menggeber Alpine miliknya untuk mendekat ke Zhou.

Tepat di belakang Alonso, terdapat duo Haas yang ada di P10 (Magnussen) dan P12 (Schumacher), mengapit Lando Norris di posisi 11.

Saat memasuki tikungan 1 di lap ke-25, kelima mobil tersebut sangat dekat, dengan Magnussen berhasil menyalip Guanyu dan Alonso untuk berada di P8.

Dan saat memasuki tikungan 3, lima mobil tersebut kembali memiliki jarak yang sangat dekat.

Lando Norris berada di sisi kiri Magnussen dan ditempel oleh Alonso yang juga diikuti oleh Zhou dan Schumacher tepat di belakangnya.

Pertarungan epik tersebut berakhir saat memasuki tikungan 6, dengan Magnussen berada di P8, Norris di P9, Alonso di P10, Schumacher di P11 dan Zhou di P12.

Satu lap setelahnya, Checo yang berada di posisi paling akhir harus selesai dari balapan karena efek kontak dengan Russell membuat RB18 miliknya bermasalah.

Dan di lap ke-27 Leclerc dan Sainz bergantian masuk ke pit untuk mendapatkan ban baru, agar tetap dapat bersaing dengan Verstappen.

Saat kembali ke trek, laju Leclerc memang sangat cepat. Beberapa kali Leclerc menyabet fastest lap di Red Bull Ring.

Memasuki lap ke-30, Hamilton secara perlahan dapat naik ke P4 setelah melewati Esteban Ocon. Tiga lap kemudian, giliran Leclerc yang kembali menyalip Verstappen di tikungan 3.

Dengan kombinasi ban baru dan laju F1-75 yang cepat, Leclerc dengan mulus berhasil kembali memimpin balap.

 Tim Red Bull kembali memasukkan Verstappen ke pit untuk kedua kalinya. Verstappen mendapatkan ban baru dengan kompon hard agar dapat kembali merebut P1 dari Leclerc.

Saat memasuki lap ke-40, Sebastian Vettel masuk ke area gravel setelah mengalami kontak dengan pilot AlphaTauri, Pierre Gasly. Akibatnya, Gasly harus menerima ganjaran penalti lima detik.

Untuk merespon strategi Red Bull, Leclerc dan sainz pun kembali masuk pit saat balapan memasuki lap ke-50.

Duo Ferrari tersebut mendapatkan ban baru berkompon hard, dan harus kembali menyalip Verstappen yang otomatis naik ke P1.

F1-75 milik Leclerc lebih cepat dibandingkan dengan RB18 milik Verstappen. Karena hal tersebut, Leclerc dengan mudah kembali merebut P1 di lap ke-53.

Ferrari berpeluang membuat sejarah dengan menempatkan Leclerc dan Sainz di podium secara bersamaan.

Ya, Carlos Sainz memiliki kesempatan yang sangat baik untuk menyalip Verstappen.

Di lap ke-57, Sainz berada cukup dekat dengan Verstappen. Saat sedang melaju untuk mengejar Verstappen, tiba-tiba muncul asap dari bagian belakang F1-75 milik Sainz.

Mobil tersebut pun secara perlahan kehilangan daya, dan diarahkan ke pinggir lintasan oleh Sainz.

Tidak berapa lama, mobil tersebut mengeluarkan api. Insiden tersebut otomatis membuat Sainz keluar dari balapan.

Saat Virtual Safety Car diaktifkan, Leclerc dan Verstappen pun secara bersamaan masuk ke pit untuk berganti ke ban berkompon medium.

Setelah mengganti ban, Verstappen memiliki pace yang lebih baik dari sebelumnya. Hal tersebut membuat Super Max secara perlahan dapat memangkas gap waktu dengan Leclerc.

Namun hal sebaliknya justru dirasakan Leclerc. Melalui Radio, pembalap asal Monako tersebut mengeluhkan bahwa pedal gas terasa aneh.

Kondisi tersebut tentu saja menggangu laju Leclerc. Masalah tersebut sempat hilang, namun pedal gas kembali terasa aneh di putaran akhir GP Austria.

Laju F1-75 milik Leclerc terlihat cukup lambat dibanding sebelum-sebelumnya. Dan sebaliknya, laju RB18 milik Verstappen justru semakin cepat. Gap waktu terus dipangkas oleh Verstappen.

Namun di akhir balapan F1 GP Austria, Leclerc akhirnya berhasil menjadi pemenang dengan gap waktu 1,532 detik dari  Max Verstappen di P2 lalu Lewis Hamilton di P3.

Berikut ini klasemen 10 besar pembalap setelah F1 GP Austria:

1. Max Verstappen / Red Bull Racing RBPT – 208 Poin

2. Charles Leclerc / Ferrari – 170 poin

3. Sergio Perez / Red Bull Racing RBPT – 151 poin

4. Carlos Sainz / Ferrari – 133 poin

5. George Russell / Mercedes – 128 poin

6. Lewis Hamilton / Mercedes – 109 poin

7. Lando Norris / McLaren Mercedes – 64 poin

8. Esteban Ocon / Alpine Renault – 52 poin

9. Valtteri Bottas / Alfa Romeo Ferrari – 46 poin

10. Fernando Alonso / Alpine Renault – 29 poin.

Dan berikut ini klasemen tim setelah GP Austria 2022:

1. Red Bull Racing RBPT – 359 poin

2. Ferrari – 303 poin

3. Mercedes – 237 poin

4. McLaren Mercedes – 81 poin

5. Alpine Renault – 81 poin

6. Alfa Romeo Ferrari – 51 poin

7. HAAS Ferrari – 34 poin

8. AlphaTauri RBPT – 27 poin

9. Aston Martin Aramco Mercedes – 18 poin

10. Williams Mercedes – 3 poin.

Baca Juga:

Suzuki akan Hentikan Produksi SX-4 S-Cross, Diganti Vitara Brezza?

Mulai Akhir 2022, Hasil Uji Emisi Jadi Syarat Perpanjangan STNK 

Written By

Penulis artikel asal Jakarta. Menyukai dunia menulis dan mobil sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Advertisement

Trending

Dari Holden Torana ke BYD E6, Ini Sejarah Taksi Blue Bird

Berita

Ini Daftar Harga Mobil LCGC pada Agustus 2022

Mobil Baru

260 Jutaan Bisa Beli Stargazer, Ini Kelengkapannya

Mobil Baru

Wuling Xing Chi Kedapatan Tes Jalan di Indonesia, Masuk Pakai Nama Alvez

Mobil Baru

Advertisement
Connect
Terima Berita Terbaru